|
Oktober-Desember 2007
Berita SABDA edisi 16 (19-12-2007)
Berbagian dalam pelayanan Yayasan Lembaga SABDA sebagai distributor
CD SABDA menghadirkan pengalaman yang tidak terlupakan, baik suka
maupun duka. S.A. Purwono, distributor dari Banjarmasin/Banjarbaru
dan Tantono Subagyo, distributor dari Tangerang, membagikan
pengalamannya, termasuk dalam menemukan jawaban atas pergumulannya
yang terbantu oleh CD SABDA. Selamat membaca, kiranya menjadi
berkat.
MELAYANI DAN MENGGALI KEBENARAN LEBIH DALAM LAGI
Saya merasa senang menjadi distributor CD SABDA. Kebanyakan teman
akhirnya meminta CD ini dari saya setelah melihat publikasi lokal.
Tapi ada juga yang menjelajah internet, menemukan SABDA, dan
akhirnya menelepon saya untuk minta dikirimi. Tiga orang jauh
pertama berasal dari Balikpapan (Kaltim). Mereka minta dikirimi CD
SABDA via ekspedisi titipan dan berjanji akan mengganti ongkos
kirim. Tapi begitu barang dikirim, ternyata mereka tidak memberi
kabar lagi. Bahkan e-mail yang diberikan pun tidak bisa dihubungi.
Tidak apa-apalah, pikir saya.
Dua orang jauh lagi datang dari Muarateweh (Kalteng), yang datang ke
rumah sampai dua kali, dan dari Batulicin, Kotabaru. Yang terakhir
ini minta tolong pada saudara sepupunya yang Muslim untuk mengambil
CD SABDA tersebut di rumah saya.
Kalau ada yang menanyakan, "Apakah CD tersebut bermanfaat?" saya
akan menjawab, "Iya banget!" Seandainya saya bisa menyisihkan waktu
lagi, pasti semua isi CD SABDA tersebut akan segera tuntas saya
jelajahi.
Ada beberapa buku yang sudah saya baca, seperti "Perkawinan
Kristen", "Dilahirkan untuk Berbuah", "Lahir Baru Apa Artinya",
"Pemuridan, Seni yang Hilang", "Bersaksi Tanpa Berdebat", "Kristen:
Religi Apa Kristus", "Siapakah Yesus Kristus", "Pertumbuhan Melalui
Disiplin", dan "Gerakan Perintisan Jemaat". Buku-buku tersebut
tidak saja memengaruhi konsep-konsep saya, namun lebih dari itu,
saya merasa sedang dalam proses dibangun di atas Dia. Dan buku-buku
tersebut lebih mendorong saya, memotivasi saya untuk mau bertumbuh,
berusaha untuk tumbuh, dan terus-menerus tumbuh untuk semakin
serupa dengan Dia.
Tuhan memberkati.
|